UX Case Study merupakan dokumen yang berisi hasil dari studi kasus dalam menyelesaikan suatu masalah. Dengan adanya dokumen ini, orang lain menjadi tahu bagaimana proses suatu desain dibuat, mulai dari riset, keputusan dalam memilih desain, hingga kreativitas dalam membuat desain. Case Study yang bagus bisa meningkatkan peluang Anda untuk diterima kerja daripada hanya sekedar menampilkan CV yang sederhana. Sebuah UX Case Study biasanya berisi hal-hal berikut:Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://v1-learn.neoartd.my.id/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
- Ringkasan sekilas tentang project
- Hasil riset pada tahap Empathize
- Problem Statement pada tahap Define
- Hasil eksplorasi pada tahap Ideation
- Konsep desain awal berupa Wireframe dan user flow
- Hasil final desain berupa mockup dan prototype
- Hasil riset setelah tes ke pengguna
- Ringkasan project berupa penjelasan produk, durasi project, masalah, tujuan, posisi, dan tanggung jawab.
- Pertimbangan Aksesibilitas. Merupakan hal-hal yang Anda pikirkan untuk menciptakan desain yang equitable bagi disabilitas, baik dari segi penggunaan warna, gambar, ataupun ukuran font.
- Takeaway berupa dampak yang Anda berikan setelah melakukan desain dan pelajaran yang Anda pelajari.
- Langkah selanjutnya yang akan Anda rencanakan setelah case study ini. Ingat bahwa UX Design adalah proses yang iteratif.
- Informasi kontak untuk mengajak berkolaborasi dan melihat karya yang lainnya.