Skip to main content
Kita sudah berada di penghujung materi Ekspresi. Sampai sini, Anda memiliki pemahaman mendasar mengenai ekspresi yang akan sering Anda jumpai ketika membuat program Python. Mari kita rangkum secara saksama.

Pengertian Ekspresi

Ekspresi pada pemrograman merupakan kombinasi dari satu atau lebih variabel, konstanta, operator, dan fungsi yang bermakna untuk menghasilkan suatu nilai dalam tipe tertentu.

Jenis-Jenis Ekspresi

Umumnya ekspresi dibagi menjadi dua, yakni menurut arity dari operator dan menurut tipe data yang dihasilkan.
  1. Ekspresi Menurut Arity dari Operator
    1. Biner
      Jenis ekspresi yang memiliki dua operan. Beberapa contohnya adalah (x + y), (x - y), (x * y), dan sebagainya.
    2. Uner
      Jenis ekspresi yang memiliki bentuk dasar operasi dengan satu operan. Contohnya adalah increment (x+=1), decrement (x-=1), dan negasi (not x).
  2. Ekspresi Menurut Tipe Data yang Dihasilkan
    Jenis ekspresi yang dikelompokkan berdasarkan tipe data yang dihasilkan. Berikut adalah penjelasan lebih detailnya.

Jenis-Jenis Operator

Selain ekspresi yang memiliki beragam jenis, operator pun memiliki berbagai jenis yang dikelompokkan menjadi operator aritmetika, operator relasional, operator logika, dan operator assignment.
  1. Operator Aritmetika
    Operator aritmetika merupakan jenis operator untuk melakukan operasi aritmetika. Perhatikan tabel di bawah ini untuk memahami contoh penerapan operator aritmetika. Asumsikan x bernilai 11 dan y bernilai 5.
  2. Operator Relasional
    Operator relasional merupakan operator perbandingan antara dua operan yang berupa integer, float, string, ataupun boolean. Hasil akhir dari operator ini adalah nilai bertipe boolean. Perhatikan tabel di bawah untuk memahami contoh penerapan operator relasional. Asumsikan kedua variabel bertipe numerik atau float dengan x bernilai 5 dan y bernilai 10.
    Jika variabel bertipe integer atau float, berikut adalah penjelasan detailnya. Jika variabel adalah bertipe string, berikut penjelasan detailnya. Asumsikan x bernilai “Dicoding” dan y bernilai “Indonesia”.
  3. Operator Logika
    Operator logika merupakan jenis operator untuk melakukan operasi logika dengan kedua operannya bertipe boolean. Hasil akhir dari operasi ini adalah nilai bertipe boolean. Perhatikan kode di bawah ini untuk memahami contoh penerapannya, asumsikan bahwa p bernilai True dan q bernilai False.
  4. Operator Assignment
    Operator ini bertujuan untuk melakukan proses assignment atau pemberian nilai pada suatu variabel dengan nilai tetap. Perhatikan tabel di bawah ini untuk memahami contoh penerapan operator assignment. Asumsikan x bernilai 11 dan y bernilai 5.