60 yang tidak mewakili apa pun, hanya angka 60 saja.
Sekilas, Anda paham bahwa angka tersebut bernilai 60. Namun, apakah Anda mengetahui apa maksud dari angka tersebut? Apakah maksudnya suhu udara? Lembar kertas? Atau berat badan?
Sekarang, apa yang terjadi ketika Anda mengubah format angka sebelumnya yang hanya 60 menjadi seperti gambar berikut?
Apakah Anda melihat perbedaannya? Setelah ditambahkan satuan derajat celcius °C, Anda tidak lagi berasumsi banyak hal seperti sebelumnya. Sebab, Anda sudah tahu pasti angka 60°C tersebut merepresentasikan derajat suhu.
Dari contoh tersebut, Anda pasti sudah paham bahwa kemampuan mengabstraksi data penting untuk memahami konteks. Sama seperti Anda yang perlu mempunyai kemampuan tersebut, komputer yang Anda gunakan pun memiliki kemampuan abstraksi data.
Ketika menuliskan data dalam pemrograman, komputer tidak akan mengetahui data yang dimaksud hingga Anda mendeklarasikan tipe datanya, sama seperti contoh di atas.