Ikhtisar
Tak terasa ya sudah sejauh ini kita melangkah pada materi keamanan. Baiklah, sekarang saatnya mengurai apa yang telah kita pelajari.- Pertama, AWS menyajikan shared responsibility model alias model tanggung jawab bersama. AWS bertanggung jawab atas keamanan dari cloud sementara Anda bertanggung jawab untuk keamanan di cloud.
- Kemudian, AWS IAM memungkinkan Anda untuk memiliki users, groups, roles, dan policies.
- Users dapat Anda pakai untuk login atau masuk ke AWS dengan menggunakan nama pengguna dan kata sandi. Ia juga secara default tidak memiliki permission (izin) sama sekali.
- Groups merupakan kumpulan dari beberapa pengguna.
- Roles adalah identitas yang berguna untuk memberikan akses kredensial sementara dan permission untuk jangka waktu tertentu.
- Policies berfungsi untuk memberikan permission ke sebuah identitas secara eksplisit, baik allow (mengizinkan) atau deny (menolak) suatu tindakan tertentu di AWS.
- IAM juga menghadirkan identity federation (federasi identitas). Jika suatu perusahaan telah memiliki penyimpanan identitasnya sendiri, maka user di perusahaan tersebut dapat terkoneksi ke AWS menggunakan role based access (akses berbasis peran). Hal itu memungkinkan user melakukan sekali login untuk sistem perusahaan tersebut dan sekaligus juga lingkungan AWS.
- Satu hal terakhir yang perlu diingat tentang IAM adalah multi-factor authentication (MFA). Pastikan Anda mengaktifkan MFA untuk setiap user, terutama root user yang memiliki semua permission secara default dan tak dapat direstriksi.
- Selanjutnya, kita juga telah membahas AWS Organizations. Saat menggunakan AWS, kemungkinan Anda akan memiliki beberapa akun. Biasanya, akun digunakan untuk mengisolasi beban kerja, lingkungan, tim, atau aplikasi. Nah, AWS Organizations dapat membantu Anda untuk mengelola beberapa akun secara hierarkis.
- Tak luput kita juga telah belajar mengenai compliance(kepatuhan). AWS menggunakan auditor pihak ketiga untuk membuktikan compliance-nya terhadap beragam program compliance. Anda dapat menggunakan:
- AWS Compliance Center untuk menemukan informasi lebih lanjut tentang compliance.
- AWS Artifact untuk mendapatkan akses ke dokumen compliance.
- Lalu, kita telah menelaah tentang serangan distributed denial-of-service (DDoS) dan cara menanganinya dengan menggunakan layanan seperti ELB, security group, AWS Shield, dan AWS WAF.
- Kemudian, kita juga telah mempelajari materi enkripsi. Di AWS, Anda sebagai pemilik data bertanggung jawab atas keamanannya. Itu berarti Anda perlu menerapkan enkripsi untuk data yang Anda miliki, baik in-transit (ketika dikirim) maupun at rest (saat disimpan).